Hembusan angin malam waktu itu
Bawa lari ku dalam dekapanmu
Kau usap luka di sekujur tubuh ini
Sembunyilah-sembunyi ucapmu…
Nampak jelas rasa takut di wajahmu
Saat petugas datang mencariku
Lonteku… terima kasih
Atas pertolonganmu di malam itu
Lonteku… dekat padaku
Mari kita lanjutkan cerita hari esok
Walau kita berjalan dalam dunia hitam
Benih cinta tak pandang siapa
Meski semua orang singkirkan kita
Genggam tangan erat-erat kita melangkah








November 16, 2007 pukul 10:42 am
liriknya, sangat tepat dan patut diancungi dua jempol bagi sang maestro. pasalnya, liriknya berdasarkan dengan kegiatan keseharian penjaja lendir.
November 17, 2007 pukul 6:37 pm
semua orang punya rasa cinta, peduli preman & lonte sekalipun,begitu besar rasa cinta, memiliki & melindungi diantara mereka, irik lagu ini begitu menyentuh & mengharukan, meski semua orang singkirkan mereka, cibirkan mereka, menganggap mereka berjalan didunia hitam, namun mereka juga sama dengan yang lain, ingin merasa bahagia didunia mereka seperti apaun warna dunia mereka. Meskipun judul lagu ini terdengar “kasar” ditelinga, tapi mo gimana lagi ya, mungkin Bang Iwan juga rada2 bingung mo kasi judul apa, ya.. sudahlah… Salut abezzz buat Bang Iwan…