Ketika fajar menjelang
Terlihat dia melangkah enggan
Seirama dengan dendang subuh
Yang singgah di hati keruh
Sempit jalan berdesak bangunan
Memandang sinis mendakwa bengis
Perempuan satu dan hitamnya waktu
Dihapusnya gincu dengan ujung baju
Dibuangnya dengus birahi sejuta tamu
Hari pagi menyambut kau kembali
Mengusap nadi mengelus hati
Sesal di hatimu kian mengganggu
Kau reguk habis semua doa doa
Dari surau depan rumah yang kau sewa
Tak terasa surya duduk di kepala
Azan subuh masih di telinga
Terdengar renyah tawa gadis sekolah
Menyibak tabir cerita lama
Didepan retaknya cermin yang telah usang
Menari dia seperti dahulu
Terdengar pelan ketuk pintu
Tegur anakmu buyarkan lamunan
Perempuan satu kian terbelenggu
Dihapusnya gincu dengan ujung baju
Dibuangnya dengus birahi sejuta tamu








Maret 2, 2007 pukul 8:36 pm
web iwan fals akan lebih lengkap bilamana dilengkapi dengan foto-foto
dan kord pada setiap lagunya.mohon saran saya ini kiranya diperhatikan
untuk dijadikan sebagai tolok ukur.
Juni 25, 2007 pukul 8:16 am
chicago ford truck
Februari 11, 2008 pukul 12:24 pm
diputar sampe 100 kali ga bosen2 gw dengarnya. Bang Iwan emang genius….
April 18, 2008 pukul 9:25 am
Saya koq tidak pernah mendengar lagu ini yah… tapi saya suka azan subuh
Oktober 5, 2008 pukul 2:11 am
rindu km blm denger lagunua yach??
coba km denger sekali aja..
the_leboy@yahoo.com