Padi menguning tinggal di panen
Bening air dari gunung
Ada juga yang kekeringan karena kemarau
Semilir angin perubahan
Langit mendung kemerahan
Pulanglah kitari lembah persawahan
Selamat jalan pahlawanku
Pejuang yang dermawan
Kau pergi saat dibutuhkan saat dibutuhkan
Keberanianmu mengilhami jutaan hati
Kecerdasan dan kesederhanaanmu
Jadi impian
Pergilah pergi dengan ceria
Sebab kau tak sia sia
Tak sia sia
Tak sia sia
Pergilah kawan
Pendekar
Satu hilang seribu terbilang
Patah tumbuh hilang berganti
Terimalah sekedar kembang
Dan doa doa
Suci sejati, suci sejati
* Munir Said ThalibĀ adalah pejuang hak asasi manusia dan demokrasi di Indonesia. Beliau telah mati dibunuh.








Nopember 1, 2007 pukul 12:47 am
salam kenal by http://pcmavrc.wordpress.com
Nopember 15, 2007 pukul 12:59 pm
blog hebat!
salut buat yang bikin. terima kasih dari saya, penggemar iwan fals dari klas 1 SD
salam
Nopember 24, 2007 pukul 12:22 pm
legendaris Satu ini emang ga da matinya buat iwan fals kapan bisa buat konser tunggal di sulawesi tengah jutaan fans menunggumu….
Nopember 24, 2007 pukul 12:27 pm
iwan Fals Luve You Forever….
ditunggu karya_karya terbarunya…..
karya_karyamu panutan bagi seluruh insan…
darii kecil smua karyamu jadi bagian dalam keseharianku…
iwan fals: DoAku diNadiMUu..
Januari 17, 2008 pukul 7:34 pm
kapan ya bang iwan konser lagiiii?
April 26, 2008 pukul 11:27 pm
setiap kalimat yang kau bawakan mewakili nurani orang-orang tertindas…setiap aliran darahmu mengalir semangat orang-orang yang terpinggirkan…dan setiap desah nafasmu menghidupkan orang-orang yang hampir mati
Juni 28, 2008 pukul 8:40 pm
gue Naj, dulu gue pernah kuliah di indonesia….
gue nge- fans Bang Iwan banget
Miss U Bang Iwan, Miss U Indonesia
Naj Thailand
dont_panic2000@yahoo.com
Nopember 8, 2008 pukul 4:38 pm
Baru tau, rupanya lagu Pulanglah itu buat bang Munir. Padahal udah puluhan kali denger lagunya.
Btw, minta ijin ngopi lirik-lirik di blog ini…….Hidup OI….
Thanks