September 1, 2007
Tak pernah terbayangkan
Bila harus berjalan tanpa dirimu
Tak pernah terfikirkan
Bila aku bernafas tanpa nafasmu
Nafasmu
Takdir sudah pertemukan kita…
Tuk berdua dan saling menjaga
Dan tak mau aku melewati
Semua ini tanpamu
Kau hangatkan genggaman tanganku
Dan berkata akulah milikmu
Dan tak mau aku menjalani
Dunia ini tanpamu
Takdir sudah pertemukan kita
Leave a Comment » |
Iwan Fals, Lirik, Senikata, Tt |
Permalink
Ditulis oleh soulof99
Oktober 26, 2006
Dirumah megah ada seorang nyonya
Ramping bodinya
Lagaknya centil dan tak mau kalah
Dengan gadis remaja
Melirik matanya
Bila melihat pemuda
Yang gagak perkasa
Apalagi dia orang kaya
Hei tante Lisa
Wajahmu kini semakin mempesona
Hei tante Lisa
Setahun sudah kau jadi janda
Perceraian terjadi
Gara gara sang suami
Tak tahan melihat
Tante Lisa bercumbu dengan tetangga
Hei tante Lisa
Wajahmu kini semakin mempesona
Hei tante Lisa
Setahun sudah kau jadi janda
Hei tante Lisa
Banyak tuan tuan berkencan bersamamu
Hei tante Lisa
Lihat usiamu yang semakin tua
2 Tanggapan |
Iwan Fals, Lirik, Senikata, Tt |
Permalink
Ditulis oleh soulof99
Oktober 26, 2006
Hangatnya matahari
Membakar tapak kaki
Siang itu di sebuah terminal yang rapi
Wajah pejalan kaki
Kusut mengutuk matahari
Jari-jari kekar kondektur genit
Kau dadahi
Dari sebuah warung wc umum
Irama melayu terdengar akrab mengalun
Diiringi deru mesin-mesin
Diiringi tangis yang kemarin
Bocah kurus tak berbaju yang tak kenal bapaknya
Tajam matamu liar mencari mangsa
Ramai para pedagang datang tawarkan dagangan
Ratap pengemis tak meriang dalam kelam
Diiringi deru mesin-mesin
Diiringi tangis yang kemarin
Kudatangi kamu lewat lagu
Kudatangi kamu lagu masih baru
Nyanyian duka nyanyian suka
Tarian suka tarian duka
Apakah ada bedanya
1 Tanggapan |
Iwan Fals, Lirik, Senikata, Tt |
Permalink
Ditulis oleh soulof99
Oktober 25, 2006
Hamparan pasir
Tampak putih berbuih
Kala sisa ombak merayap
Hamparan pasir
Terasa panas menyengat
Di telapak kaki yang berkeringat
Camar camar hitam
Terbang rendah melayang
Di sekitar perahu nelayan
Daun kelapa
Elok saat melambai
Mengikuti arah angin
Tampak ombak
Kejar mengejar menuju karang
Menampar tubuh pencari ikan
Semilir angin berhembus
Bawa dendang unggas laut
Seperti restui jala nelayan
Gurau mereka
Oh memang akrab dengan alam
Kudengar dari kejauhan
Dan batu batu karang
Tertawa ramah bersahabat
Memaksa aku tuk bernyanyi
Tampak ombak
Kejar mengejar menuju karang
Menampar tubuh pencari ikan
Semilir angin berhembus
Bawa dendang unggas laut
Seperti restui jala nelayan
Itu dahulu
Berapa tahun yang lalu
Cerita orang tuaku
Sangat berbeda
Dengan apa yang ada
Tak biru lagi lautku Tak riuh lagi camarku
Tak rapat lagi jalamu Tak kokoh lagi karangku
Tak buas lagi ombakmu Tak elok lagi daun kelapaku
Tak senyum lagi nelayanku Tak senyum lagi nelayanku
Leave a Comment » |
Iwan Fals, Lirik, Senikata, Tt |
Permalink
Ditulis oleh soulof99