Pesawat Tempurku

Waktu kau lewat aku sedang mainkan gitar
Sebuah lagu yang kunyanyikan tentang dirimu
Seperti kemarin kamu hanya lemparkan senyum
Lalu pergi begitu saja bagai pesawat tempur

 

Hey … !!! kau yang manis singgahlah dan ikut bernyanyi
Sebentar saja nona sebentar saja hanya sebentar
Rayuan mautku tak membuat kau jadi galak
Bagai seorang diplomat ulung engkau mengelak

 

Kalau saja aku bukanlah penganggur sudah kupacari kau
Jangan bilang tidak bilang saja iya ……………..
Iya lebih baik daripada kau menangis ……………..

 

Reff :

 

Penguasa …!!!Penguasa …!!! berilah hambamu uang
Beri hamba uang …!!! beri hamba uang …!!!

 

Oh Ya … andaikata dunia tak punya tentara
Tentu tak ada perang yang banyak makan biaya
Oh ya … andaikata dana perang buat diriku
Tantu kau mau singgah bukan cuma tersenyum

 

Kalau hanya senyum yang engkau berikan
Westerling pun tersenyum
Oh … singgahlah sayang, pesawat tempurku
Mendarat mulus didalam sanubariku ….

Satu Balasan ke Pesawat Tempurku

  1. M.NASWIR mengatakan:

    untuk bapak penyanyi legendaris indonesia “aku sangat kagum atas semua ciptaan lagu yang anda nya nyikan mulai dari awal 1970 sampai sekarang tetap top munking kami hanya anak jalanan yang mungkin bisa hanya menyanyi saat lampu merah tiba tapi jiwa kami tak ada yang bisa memperkirakan wlaupun kami pengamen jalanan tapi tahu juga yg mana dibilang huruf dan angkah anda suaktu sosok penyayi yg kami kagumi sampai kapan pun untuk selamanya …………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: