Azan Subuh Masih Di Telinga

Ketika fajar menjelang
Terlihat dia melangkah enggan
Seirama dengan dendang subuh
Yang singgah di hati keruh

Sempit jalan berdesak bangunan
Memandang sinis mendakwa bengis
Perempuan satu dan hitamnya waktu

Dihapusnya gincu dengan ujung baju
Dibuangnya dengus birahi sejuta tamu

Hari pagi menyambut kau kembali
Mengusap nadi mengelus hati
Sesal di hatimu kian mengganggu

Kau reguk habis semua doa doa
Dari surau depan rumah yang kau sewa
Tak terasa surya duduk di kepala
Azan subuh masih di telinga

Terdengar renyah tawa gadis sekolah
Menyibak tabir cerita lama
Didepan retaknya cermin yang telah usang
Menari dia seperti dahulu

Terdengar pelan ketuk pintu
Tegur anakmu buyarkan lamunan
Perempuan satu kian terbelenggu

Dihapusnya gincu dengan ujung baju
Dibuangnya dengus birahi sejuta tamu

8 Balasan ke Azan Subuh Masih Di Telinga

  1. Rony mengatakan:

    web iwan fals akan lebih lengkap bilamana dilengkapi dengan foto-foto
    dan kord pada setiap lagunya.mohon saran saya ini kiranya diperhatikan
    untuk dijadikan sebagai tolok ukur.

  2. yaumil mengatakan:

    diputar sampe 100 kali ga bosen2 gw dengarnya. Bang Iwan emang genius….

  3. Rindu mengatakan:

    Saya koq tidak pernah mendengar lagu ini yah… tapi saya suka azan subuh🙂

  4. leboy mengatakan:

    rindu km blm denger lagunua yach??

    coba km denger sekali aja..

    the_leboy@yahoo.com

  5. iyat mengatakan:

    dunia malam….sisi lain dr dunia yg ini….sebuah kenyataan kalau memang mereka dibutuhkan ditengah2 masyarakat..

  6. firgiawan mengatakan:

    buset,,,,
    lagunya bang iwan gx dha matinya dwh…..
    dari anak kecil ampe yg tua itu tua low mzl.n itu lgunya bang iwan. . .
    pokoknya lagunya bang iwan gx dha matinya dwh. .

  7. obat vitalitas mengatakan:

    salam lestari
    salam oi..

    buat anak-anak menteng yg suka keluyuran malam ampe subuh😀 omponk, cing haji, ara, pul, jiwox, AL-H, Mentenk Inside asray

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: