Terminal

Hangatnya matahari
Membakar tapak kaki
Siang itu di sebuah terminal yang rapi
Wajah pejalan kaki
Kusut mengutuk matahari
Jari-jari kekar kondektur genit
Kau dadahi

Dari sebuah warung wc umum
Irama melayu terdengar akrab mengalun

Diiringi deru mesin-mesin
Diiringi tangis yang kemarin

Bocah kurus tak berbaju yang tak kenal bapaknya
Tajam matamu liar mencari mangsa
Ramai para pedagang datang tawarkan dagangan
Ratap pengemis tak meriang dalam kelam

Diiringi deru mesin-mesin
Diiringi tangis yang kemarin

Kudatangi kamu lewat lagu
Kudatangi kamu lagu masih baru
Nyanyian duka nyanyian suka
Tarian suka tarian duka
Apakah ada bedanya

Satu Balasan ke Terminal

  1. petaniweb mengatakan:

    TEKS E KLIRU KABEH…
    GUOBLOK SENG POSTING…

    KOCLOOOK!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: