Jendela Kelas

Oktober 25, 2006

Duduk dipojok bangku deretan belakang
Didalam kelas penuh dengan obrolan
Selalu mengacau laju khayalan

Dari jendela kelas yang tak ada kacanya
Dari sana pula aku mulai mengenal
Seraut wajah berisi lamunan

Bibir merekah dan merah selalu basah
Langkahmu tenang kala engkau berjalan
Tinggi semampai gadis idaman

Kau datang membawa
Sebuah cerita

Darimu itu pasti lagu ini tercipta
Darimu itu pasti lagu ini tercipta

Dari jendela kelas yang tak ada kacanya
Tembus pandang ke kantin bertalu rindu
Datang mengetuk pintu hatiku

Kau datang membawa
Sebuah cerita

Darimu itu pasti lagu ini tercipta
Darimu itu pasti lagu ini tercipta


Jangan Tutup Dirimu

Oktober 20, 2006

Dari hati yang paling dalam
Kudendangkan…
Sebuah lagu temani sepi
Sejenak iringi nurani

Ada jarak di antara kita
Selimuti sekian waktu
T’lah tersita
Ingin kubilang jarak terbentang….semoga

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat-erat
Jangan buang pelukku yang tulus

Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang halus
Jangan tutup dirimu

Buat apa kau diam saja
Bicaralah agar aku semakin tau
Warna dirimu duhai permata

Kau mimpiku… aku tak bohong
Seperti yang kau kira seperti yang s’lalu kau duga
Pintaku kau percayalah usah ragu

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat-erat
Jangan campakkan pelukku yang tulus

Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang kering

Jangan tutup dirimu


Jangan Bicara

Oktober 15, 2006

Jangan bicara soal idealisme
Mari bicara berapa banyak uang di kantong kita
Atau berapa dahsyatnya
Ancaman yang membuat kita terpaksa onani

Jangan bicara soal nasionalisme
Mari bicara tentang kita yang lupa warna bendera sendiri
Atau tentang kita yang buat
Bisul tumbuh subur
Di ujung hidung yang memang tak mancung

Jangan perdebatkan soal keadilan
Sebab keadilan bukan untuk diperdebatkan
Jangan cerita soal kemakmuran
Sebab kemakmuran hanya untuk anjing si tuan polan

Lihat di sana… Di urip meratap
Di teras marmer direktur mutat

Lihat di sana… Si icih sedih
Di ranjang empuk waktu majikannya menindih

Lihat di sana…. Parade penganggur
Yang tampak murung di tepi kubur

Lihat di sana……. Antrian pencuri
Yang timbul sebab nasinya dicuri

Jangan bicara soal runtuhnya moral
Mari bicara tentang harga diri yang tak ada arti
Atau tentang tanggung jawab
Yang kini dianggap sepi